Berita Terkini Kursus Pajak Terbaik

Bolehkah Membayar Pajak Menggunakan Kartu Kredit? Simak Penjelasan Lengkapnya

Table of Contents

Kursus pajak online – Di era digital, berbagai transaksi kini semakin mudah dilakukan, termasuk pembayaran pajak. Salah satu pertanyaan yang cukup sering diajukan oleh wajib pajak adalah: “Apakah pembayaran pajak boleh menggunakan kartu kredit?” Pertanyaan ini muncul seiring meningkatnya penggunaan metode pembayaran non-tunai yang dianggap lebih cepat, praktis, dan efektif.

Untuk menjawabnya, artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai ketentuan, prosedur, hingga keuntungan dan pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan kartu kredit untuk membayar pajak.


Apakah Pembayaran Pajak dengan Kartu Kredit Diperbolehkan?

Jawabannya adalah: Ya, pembayaran pajak menggunakan kartu kredit diperbolehkan, namun melalui penyedia jasa aplikasi perpajakan (PJAP) yang telah ditunjuk dan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

DJP tidak menerima pembayaran pajak secara langsung melalui mesin EDC atau kanal bank, tetapi transaksi tersebut dapat dilakukan lewat platform PJPAP yang menyediakan pilihan pembayaran melalui:

  • kartu kredit (Visa, Mastercard, JCB)

  • kartu debit online

  • virtual account

  • e-wallet

  • dan metode digital lainnya

Dengan kata lain, kartu kredit berfungsi sebagai metode pembayaran melalui pihak ketiga yang sah dan telah memperoleh izin dari otoritas pajak.


Dasar Hukum Pembayaran Pajak Menggunakan Kartu Kredit

Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit dalam undang-undang, penggunaan kartu kredit diatur melalui:

  • Kebijakan Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) yang terintegrasi dengan sistem DJP

  • Aturan teknis terkait pembuatan ID Billing dan penerimaan negara

  • Peraturan DJP mengenai metode pembayaran pajak melalui kanal digital

Selama pembayaran dilakukan melalui kanal resmi, pembayaran pajak menggunakan kartu kredit diakui secara legal dan bukti setor seperti NTPN tetap sah.

Baca Juga : Kapan Seseorang Wajib Membayar Pajak? Memahami Usia dan Syarat Menjadi Wajib Pajak di Indonesia


Cara Melakukan Pembayaran Pajak dengan Kartu Kredit

Berikut langkah-langkah umum yang mudah dilakukan:

a. Buat ID Billing

Wajib pajak harus membuat ID Billing melalui:

  • DJP Online

  • Aplikasi PJPAP

  • Agen resmi seperti bank tertentu

ID Billing berisi kode pembayaran untuk jenis pajak dan masa pajak tertentu.

b. Pilih Penyedia PJAP Resmi

Beberapa platform sudah bekerja sama dengan DJP untuk menerima pembayaran pajak. Di platform inilah wajib pajak dapat memilih pembayaran dengan kartu kredit.

c. Pilih Metode Pembayaran Kartu Kredit

Masukkan informasi kartu kredit seperti:

  • nomor kartu,

  • masa berlaku,

  • kode CVV,

  • dan verifikasi OTP.

d. Pembayaran Berhasil dan NTPN Terbit

Setelah transaksi sukses, Anda akan menerima:

  • notifikasi pembayaran,

  • bukti bayar elektronik,

  • Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN).

NTPN ini menjadi bukti sah penyetoran pajak.


Apa Kelebihan Membayar Pajak Menggunakan Kartu Kredit?

Pemanfaatan kartu kredit untuk pembayaran pajak memiliki sejumlah manfaat, terutama bagi individu yang ingin mengatur arus kas dengan lebih fleksibel.

a. Lebih Fleksibel dalam Mengelola Keuangan

Wajib pajak dapat tetap melunasi kewajiban pajak tanpa harus menyiapkan dana tunai langsung, karena pengeluaran akan diakumulasikan pada tagihan bulanan kartu kredit.

b. Transaksi Cepat dan Praktis

Tidak perlu datang ke bank. Proses hanya memakan waktu beberapa menit dan dapat dilakukan kapan saja.

c. Mendapatkan Reward Kartu Kredit

Platform tertentu menyediakan:

  • poin rewards,

  • cashback,

  • atau miles

yang membuat pembayaran pajak lebih menguntungkan.

d. Bukti Pembayaran Tersimpan dengan Aman

Semua bukti transaksi tersimpan baik di platform PJAP maupun di bank penerbit kartu kredit.


Risiko dan Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Meski praktis, pembayaran pajak menggunakan kartu kredit juga memiliki beberapa hal yang perlu diperhatikan:

a. Biaya Layanan (Merchant Fee)

PJAP biasanya mengenakan biaya tambahan mulai dari 1% hingga 2,5% dari total pajak yang dibayarkan. Ini merupakan perhitungan penting sebelum memilih metode ini.

b. Risiko Bunga Jika Tidak Dilunasi

Jika pelunasan kartu kredit terlambat, Anda dapat terkena bunga yang cukup tinggi. Pastikan tagihan dibayar tepat waktu.

c. Keamanan Data

Walaupun platform PJAP sudah terverifikasi, tetap penting menjaga keamanan data kartu kredit untuk menghindari penyalahgunaan.


Kapan Sebaiknya Menggunakan Kartu Kredit untuk Bayar Pajak?

Metode ini dianjurkan dalam situasi berikut:

  • Anda membutuhkan fleksibilitas pembayaran jangka pendek

  • Anda ingin mengoptimalkan promo, poin, atau cashback

  • Anda tidak punya waktu ke bank

  • Anda ingin transaksi dengan bukti digital yang langsung tersusun rapi

Namun, bila Anda kurang disiplin membayar tagihan kartu kredit, metode ini sebaiknya dihindari.


Kesimpulan

Pembayaran pajak menggunakan kartu kredit diperbolehkan selama dilakukan melalui penyedia jasa aplikasi perpajakan (PJAP) yang bekerja sama dengan DJP. Metode ini menawarkan kemudahan dan fleksibilitas, tetapi juga memiliki biaya layanan yang perlu diperhatikan.

Dengan memahami prosedur, manfaat, serta risikonya, wajib pajak dapat memilih metode pembayaran yang paling sesuai dengan kondisi keuangan masing-masing. Pada akhirnya, yang terpenting adalah kewajiban perpajakan tetap dipenuhi dengan benar dan tepat waktu.

About Our Author
Post categories
Kursus Pajak Terbaik

Kuota terbatas! Daftar kursus pajak sekarang.

Kursus Pajak Brevet AB Online dan Offline

Kursus Pajak Brevet AB ZAF International dirancang dengan 70% praktik nyata dan 30% teori dengan Materi yang lengkap dan ter - update
Khusus Untuk 20 Orang Pendaftar Pertama